Kadang maksud kita baik memberi pelajaran hidup
kepada sahabat ,namun terkadang seorang sahabat
itu tak mengerti maksud dan tujuan kita sebenarnya dan mengganggap bahwa
kita menjauh dari hidupnya. Mungkin sungguh ironi rasanya ,namun memang sperti
itu yang terjadi kepada kebanyakan
orang. Maksud berniat baik ,kadang salah diartikan oleh seorang sahabat.
Sahabat adalah orang yang selalu menemani kita dikala kita susah dan
senang.
Bagaimana perasaan mu jika memiliki sahabat yang
sungguh sangat kau percayai melakukan hal yang sangat bertentangan denganmu.
Yaa,harus nya kita bisa menerima itu,namun disini perbedaan prinsip yang sangat
mendasar. Seakan kau beri kepercayaan kepada dia ,namun dia hanya
mengacuhkanmu. Dia yang selalu mengajarimu tentang hal-hal yang baik,dia yang
memberimu informasi ,dia yang mengarahkanmu,dia yang mengenalkanmu dari hal-hal
baik sampai ke hal-hal yang buruk hingga konyol.
Sahabatku telah dicuci otaknya oleh bisnis MLM yang
tidak waras, dihidupnya hanya pengen sukses-sukses dan sukses. Mulai banyak
bicara dan sangat menyakitkn jika seorang sahabat itu ikut bisnis itu
dibelakang kita, menurut ku dan kebanyakan orang, itu hanya bisnis pembodohan.
Yang sangat ku sayangkan kenapa dia bisa ikutan bisnis seperti itu. Hahaa . ya
memang itu hidupmu,kita tak berhak ngatur2 untuk kau tidak ikut bisnis seperti
itu.
Banyak calon-calon korban yang mengeluh dan
menyalahkan aku,,bagaiamana dia bisa ikut bisnis seperti itu. Padahal aku tak
tahu menahu kenapa dia bisa ikutan. Dan sekarang hubunganku dengannya sungguh
tidak nyaman, terasa jauh sekali. Memang aku nya yang menjauh,ya seperti
itulah.
Yaa,mungkin jika modal yang dikeluarkannya
kecil,namun disini dia sudah keluar cukup banyak uang dan aku menyanyangkannya.
Pernah suatu ketika dia meminta maaf kepadaku dan ingin hubungannya denganku
kembali sperti dlu ,namun tak perlu banyak kurespon. Ku maafkan,, akan tetapi
jika kau inginkan seperti dulu rubah dulu prinsip mu. Jika kau sudah mengerti
maksud ku,maka tak perlu kau meminta aku akan kembali lagi. Aku mengerti bahwa
mengembalikan modalmu semula perlu waktu dan harus mencari korban yang akan kau
tipu memang susah. Yaa, memang frontalnya bisnis itu memang tipu dan menipu.
Tidak sekali atau dua kali kau ku beri kepercayaan
namun kau menyepelekkannya itu terserah
dan aku sudah muak semuanya. Kalo dipikir2 memang kita satu kosan satu atap
beda kamar,,ku acuhkan kau ,tak mempedulikan mu,terserah apa yang akan kau
lakukan aku tak peduli. Memang dasarnya kamu harus diketok dlu biar bisa mikir.
Memang ku sayangkan persahabatan kita yang
bertahun-tahun terjalin harus berakhir seperti ini,namun ku yakin ini semua
pasti berlalu kita bakal mengerti. Didalam hati yang dalam sebenarnya aku tidak
ingin berakhir begini,namun kau yang seakan menginginkan seperti ini.
Kalian sudah ku anggap sebagai sodara
,keluarga sendiri ,namun meski begitu kau harus mengeri tentang apa yang telah
kau perbuat.
Banyak yang sangat tidak mengenakkan dicrita
ini,namun yang cukup ku tulis hanya seperti ini saja. Dar,sadar’o bat
,saahabat.!!!!