Nta-cinta itulah kata yang sering kita ucapkan dulu ketika kita saling menyapa. Kata itu pula yang dulunya tak asing kini menjadi sesuatu yang berbeda bila diucap maupun didengar. Memang semua telah berubah tak lagi sama seperti waktu ku genggam erat tanganmu melalui hari bersama kala itu.
Seperti melangkah ke babak baru yang belum pasti arahnya, kini semua telah sama memikirkan tentang masa depan, ku kejar masa depanku dengan ikut Sm-3t, dan kamu blm lama lulus dan dalam tahap mencari pekerjaan. Kabar tak pernah ku jumpai tentangmu, seakan tenggelam kedalam waktu yang begitu otoriter. Aku pun diam tak mampu berkata dan tak ingin membuat harapan walau nantinya tetap berakhir sama.
Tentangmu masih tersimpan rapi dalam ingatanku, meski terkadang kurasakan sesuatu yang begitu bodohnya semua ini, tak pernah menyalahkanmu untuk kesekian kalinya dan berharap semuanya cepat berlalu hingga Tuhan memang memberikan jalannya. Nta cinta itulah kata yang waktu dibaca ataupun ditulis saat itu bergetar semua indraku.
..... Februari 2016