Aku dirumah hari ini ketika terbangun pagi tadi hidupku seperti ada sesuatu yang mengganjal. Mencoba berfikir sesampai disore dan aku terlelap keluarga berkumpul ditempat kakek hingga menjelang siang karena beliau sakit. Dan saat sore ingin datang hujan lebat hingga ku nikmati suasana gemricik air turun dari genting. Pantas saja ternyata ketika itu aku di marina bersama dan tak ada hujan dikala itu. Oh ternyata setiap tahun itu tidak pasti rasanya. Wisuda pula ketika itu ada udara dingin menjelma dengan kue dan potongan cemburu menyapa.
Melupakan jejak bukan seperti bermain gundhi malah mendekat bak mencumbu waktu. Dengan dua tiga ataupun lebih untuk menghitung tiap tanggal yang sama ketika itu. Entah terlalu sombong memang itu sudah menjadi serpihan bersama waktu. Dan tak berhenti cukup disini pilihanku dan pilihanmu itu pilihan yang memberatkan. Ya nikmati ini prosesnya pasti suatu saat akan kembali seperti belajar bersepeda dan rindu ini akan perlahan menyatu dengan waktu yang selalu dicumbui. Oh iya sekarang aku baru ingat ketika itu seperti dikalender sama beberapa tahun lalu aku adalah pengusap air matamu yang setia.
9 Oktober 2016

Tidak ada komentar:
Posting Komentar